Disatu Tempat Yang Tak Berpijak.

Walau terdengar tak merdu atau nada-nadaku yang sumbang, nyanyian itu telah mampu untuk membuatku seolah-olah dalam keadaan tak punya akal, yang telah lama berdiri terlalu rapuh dan tak sedikit pun kokoh. Aku tak peduli sudah berapa lama jauh antara aku dan malam, hingar bingar tetap saja membahana, di dekat pelupuk mata yang masih terjaga. Hati ini pun kembali bertanya, meskipun cuma pertanyaan klise kelas dua, namun rasanya masih perlu dicari jawabannya.

Memang membiarkan sesuatu yang berjalan seperti biasanya adalah hal yang memang sederhana. Namun akan terasa cukup singkat, ketika kau harus membiarkan sesuatu, namun kau merasa (mungkin) memang ada yang salah di waktu yang bersamaan Ah lupakan… mungkin aku memang harus beranjak dari satu titik tak berpijak, tapi tidak untuk selamanya.. mungkin hanya saat ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s